Selasa, 21 Februari 2012 - 16:40:52 WIB
Pelatnas Garuda Emas
Diposting oleh : Administrator
Kategori: National - Dibaca: 859 kali

 

TAEKWONDO Indonesia berbenah. Mereka bertekad menatap dunia. Pemusatan latihan jangka panjang digelar dengan program bertajuk Garuda Emas.


Tak kurang 100 atlet diundang Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI). Mereka datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Mereka adalah pemegang medali pada Kejurnas Yunior 2011, Popnas 2011, Kejurnas Pra-PON 2011 Riau.

Pemilihan atlet juga didasarkan atas hasil pengamatan dan seleksi yang dilakukan Komisi Kepelatihan PBTI terhadap atlet-atlet di berbagai daerah yang dinilai punya potensi.

Sebelum menghuni pelatnas di Cipayung, Jawa Barat, para atlet lebih dulu menjalani rangkaian tes seperti fisik, teknik, kecepatan, dan kesehatan di Pusdikkes Kodiklat TNI AD dan Laboratorium Universitas Negeri Jakarta pada 19-21 Januari.

"Ini bagian dari program jangka panjang PBTI. Ada pembagian pelatnas dengan sasaran pembinaan dan event. Juga pengkaderan buat event 1 tahun ke depan," kata Komandan Pelatnas Garuda Emas Taekwondo Airlangga.

"Program ini murni dibiayai 100% PBTI untuk mencapai prestasi internasional
taekwondo Indonesia," tambah Airlangga.

Para taekwondoin itu digembleng pelatih kepala Lee Duk-Hwi dari Korsel. Lee berbagi tugas dengan 9 pelatih nasional seperti Desantyo Prihadi yang menangani tim senior, Rahmi Kurnia (tim senior), Bambang Widjanarko (tim yunior), Andi Cahyadi (tim yunior), Ongeng (kaderisasi pelatih daerah), Abdul Rojak (kaderisasi pelatih daerah), Sulis dan Muklish (pelatih pomsae), dan Fahmi Fahrezzy (pelatih fisik).

Bagi atlet yang masih sekolah di tingkat SMP dan SMU, tak perlu khawatir ketinggalan pelajaran. Pasalnya, selama di pelatnas, mereka juga dapat bimbingan pelajaran setiap hari selama 2 jam yang orientasinya sudah distandarkan dengan sekolah umum.

"Pembentukan tim inti akan ditentukan pada 3 Maret. Sebelumnya, mereka diseleksi fight pada 25 Februari. Jika 1 kelas ada 3 atlet, yang berhak lolos 2," ujar manajer tim yunior Ina Febriana Sari.

Sejurus kemudian para atlet berguru ke Korsel. Dalam waktu dekat para atlet diproyeksikan mengikuti 6 kejuaraan. Di antaranya Kejuaraan Dunia Yunior di Mesir, 4-8 April, Kejuaraan Asia Yunior di Vietnam, 25-27 April, Kejuaraan Asia di Vietnam, 28-30 April, Kejuaraan Asia Poomsae di Vietnam 1-2 Mei, Kejuaraan Yunior Poomsae di Vietnam, 3-4 Mei, dan Kejuaraan Dunia Universitas di Korsel, 25-30 Mei.

Menurut Ina, Indonesia akan memberangkatkan seorang atlet putra-putri di tiap kelas pada 6 kejuaraan itu. Artinya, tiap event diproyeksikan diikuti 20 atlet mulai dari kelas fin hingga heavy.

"Ini bukti keseriusan PBTI untuk mencetak prestasi atlet di level internasional. Program ini luar biasa karena proyeksinya jangka panjang. Kami sebagai pelatih pun terpacu memberikan kepalatihan terbaik buat atlet," tutur pelatih yunior Bambang Widjanarko.

sur

 Sumber : http://www.sportiplus.com/detail/read/7782/pelatnas-garuda-emas




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)