Senin, 03 Oktober 2011 - 21:28:12 WIBRiau Turun di Pra PON Taekwondo
Diposting oleh : Administrator
Kategori: National - Dibaca: 497 kali

PEKANBARU,
TRIBUN - Meski sudah mendapat tiket khusus tampil di PON XVIII
mendatang, Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Riau sudah memastikan diri
tampil di pra PON Taekwondo. Alasan TI Riau tetap tampil, disamping
untuk melihat kemampuan atletnya yang sudah latihan selama ini, juga
untuk melihat kekuatan lawan.
Pra PON Taekwondo sendiri akan digelar pertengahan Desember 2011 nanti. PB TI sudah sepakat event ini nanti digelar di Pekanbaru. Ketua Harian TI Riau A Tambi, Sabtu (1/10) mengatakan, sejauh ini belum ada perubahan tentang keputusan dari PB TI, bahwa tempat pra PON nantinya masih di Pekanbaru.
"Rencana kita digelar di GOR Remaja," kata A Tambi kepada Tribun. Pada pra PON nanti akan mempertandingkan 14 kelas, sesuai kelas yang dipertandingkan di PON nanti. Riau akan tampil maksimal di semua kelas yang dipertandingkan.
"Kita mencari hasil terbaik saja," ujar Tambi lagi. Seperti diketahui, TI Riau sudah menggelar tiga tahap seleksi menjaring 27 atlet terbaiknya yang berlaga di pesta multi event nasional mendatang. Tahap pertama 56 atlet, lalu setelah diseleksi tinggal 35 atlet lagi.
Pra PON Taekwondo sendiri akan digelar pertengahan Desember 2011 nanti. PB TI sudah sepakat event ini nanti digelar di Pekanbaru. Ketua Harian TI Riau A Tambi, Sabtu (1/10) mengatakan, sejauh ini belum ada perubahan tentang keputusan dari PB TI, bahwa tempat pra PON nantinya masih di Pekanbaru.
"Rencana kita digelar di GOR Remaja," kata A Tambi kepada Tribun. Pada pra PON nanti akan mempertandingkan 14 kelas, sesuai kelas yang dipertandingkan di PON nanti. Riau akan tampil maksimal di semua kelas yang dipertandingkan.
"Kita mencari hasil terbaik saja," ujar Tambi lagi. Seperti diketahui, TI Riau sudah menggelar tiga tahap seleksi menjaring 27 atlet terbaiknya yang berlaga di pesta multi event nasional mendatang. Tahap pertama 56 atlet, lalu setelah diseleksi tinggal 35 atlet lagi.
Penulis : syafruddin
Editor : junaidi

- 7 Nenek Raih Sabuk Hitam Taekwondo
- Taekwondo Indonesia berjaya di Australia
- Empat Atlet Taekwondo Indonesia Ke Ajang Seleksi Olimpiade
- 6th WTF World Taekwondo Poomsae Championships Wrap Up in Resounding Success in Vladivostok, Russia
- Mayjen TNI Marciano Norman Terpilih Menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia
9 Komentar :
zainal arif
02 Desember 2011 - 01:22:25 WIB
Sudah terjadi pembohongan publik yg dilakukan oleh pengurus Provinsi TI Riau, krn atlet yg berlatih sekarang tidak sejumlah yang disebutkan dan byk atlet didatangkan dari Pulau Jawa. Efek dominonya adalh atlet Riau menjadi tidak bersemangat lagi tuk mengembangkan Taekwondo.
zainal arif
02 Desember 2011 - 01:22:36 WIB
Sudah terjadi pembohongan publik yg dilakukan oleh pengurus Provinsi TI Riau, krn atlet yg berlatih sekarang tidak sejumlah yang disebutkan dan byk atlet didatangkan dari Pulau Jawa. Efek dominonya adalh atlet Riau menjadi tidak bersemangat lagi tuk mengembangkan Taekwondo.
obat tradisional darah tinggi
10 Desember 2011 - 10:04:01 WIB
To zainal arif. Benarkah demikian?
selogiri
12 Desember 2011 - 06:15:07 WIB
wah, kalo atlet dari luar daerah, kaga seru ...
Adillah
17 Desember 2011 - 18:47:02 WIB
Begitulah adanya di Riau. Ketua Pengprov-nya ganti-ganti, tapi BIANGKEROKNYA tetap saja ada di dalam pengurus, bagaimana tidak akan selalu KACAU.?? Tolong PBTI tdk hanya melihat dan mendengar saja, ttp berikan tindakan atas situasi ini. Kalau Perlu NON AKTIFKAN Kepengurusan yg sekarang ini utk sementara waktu, dan tunjuk Plt-nya.
Adillah
17 Desember 2011 - 18:50:17 WIB
Begitulah adanya di Riau. Ketua Pengprov-nya ganti-ganti, tapi BIANGKEROKNYA tetap saja ada di dalam pengurus, bagaimana tidak akan selalu KACAU.?? Tolong PBTI tdk hanya melihat dan mendengar saja, ttp berikan tindakan atas situasi ini. Kalau Perlu NON AKTIFKAN Kepengurusan yg sekarang ini utk sementara waktu, dan tunjuk Plt-nya.
budi
20 Januari 2012 - 18:28:41 WIB
oknum ketua harian (AT) bertindak arogan dan otoriter dalam menjalankan organisasi,,,
sapri
20 Januari 2012 - 18:36:32 WIB
ini bukan semua kesalahan ketua harian (beum AT)
ketua sudah banyak berbuat dan berkorban untuk kemajuan taekwondo lancang kuning.
tetapi ada yang merasa dirinya senior dan menganggap dirinya dewa yang memecah belah taekwondo riau dan menjadikan taekwondo riau sebagai lahan mencari kekayaan pribadi dengan menghambat para junior untuk berkembang.
antara lain CCP, BSR, WRD, BD, HJY, JSM.
untuk orang seperti itu agar cukup menjadi pengayom dan pemberi nasihat yang baik saja
dan 5
20 Januari 2012 - 18:39:20 WIB
HIDUP TEKWONDO RIAU.... CAPEK DE
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Isi Komentar :







Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online 

